Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘UCA200’

Kali ini, beberapa pengunjung Angkringan Kang Wed dibuat terkesima.

Bukan karena nyamlengnya wedang SUJAH (Susu Jahe) yang disruput sedikit dan bikin “kemepyar”. Bukan pula dikarenakan bakaran tempe mendoan yang pas dilidah, tidak gosong tidak pula mentah… jan kemripik dan cemowel. Dan dipastikan bukan karena bungkusan sego kucing yang pulen dengan hiasan kering tempe maupun sambal teri yang membuat sang lidah menari-nari.

Akan tetapi.. malam itu, bukan hanya mulut dan perut yang dimanjakan. Namun salah satu panca indera yang lain pun ikut serta merasakan pulennya suara Jheenna Lodwick, Heather Headlay maupun nyonyornya bibir Jason M’raz yang serasa konser di depan mata para sederek pengunjung Angkringan Kang Wed.

Tidak seperti biasanya pengunjung Angkringan Tampak diam menghayati setiap nada yang dilantunkan para penyanyi kelas atas tersebut. Sesekali sambil “umik-umik” mulut mereka menirukan lontaran syair dari speaker butut di pojok-pojok angkringan. Tak jarang pula kaki mereka mengetuk ke tanah setiap kali iringan instrumen berkumandang. Sungguh pemandangan yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Sampai suatu saat, seseorang bertanya : “Wah kok nyamleng tenang suarane saiki kang?” (ind : Wah kok mantap bener suaranya sekarang kang?). Sang pemilik angkringan pun hanya tersenyum-senyum dengan simpulnya yang khas.

Rahasia apakah hingga sang pengunjung bisa terhipnotis sedemikan rupa? Simak saja flashback berikut :

Awal bulan Mei ini, salah satu teman saya Hendri a.k.a. penpinzzz mengirimkan sebuah soudcard external keluaran Behringer. Sungguh sangat beruntung bisa mendapatkan soundcard ini, karena disamping langka untuk mencarinya, barang ini juga termasuk best bang for bucks (price performance nya manstap) Soudcard ini merupakan soundcard khusus untuk musik. Kang Wed sendiri belum begitu lama mendengar tentang keberadaan soundcard ini. Namun harapan untuk mendapatkannya sontak sirna ketika mencoba menghubungi dealer Behringer di Jakarta ternyata barangnya kosong. Semenjak itu, tiada lagi impian untuk mendapatkan soudcard ini.

Namun entah karena memang teman saya Penpinzzz itu raja nemu atau memang sudah dari sononya terlahir untuk mendapatkan barang-barang murah berperforma tinggi, tak disangka dia mendapatkan soundcard tersebut di sebuah toko musik di Jogja dengan berbagai proses yang cukup unik.

Berpindahnya soundcard ini ke Angkringan Kang Wed juga bukan suatu yang direncanakan. Tanpa ada badai ataupun hujan, oom Penpinzzz serta merta melego semua peralatan perangnya. Mulai dari Philips Aurilium PSC805, M-Audio Audiophile, Echo Mia MIDI, dan soundcard-soundcard lain termasuk Behringer UCA200 ini. Bak gayung bersambut, langsung saja kang Wed minta luncurkan soundcard ini ke belantara Borneo.

Setelah paket sampai di pelukan, langsung saja dites dengar bagaimana kemampuan soundcard ini.

Bentuk soundcard ini kecil dan sederhana tanpa body yang besar, jauh sekali bila dibandingkan soundcard external seperti Philips PSC805 yang bodynya memang bongsor.

Langsung saja colok ke PC dan otomatis terdeteksi sebagai USB Audio Codec tanpa install macem-macem (walaupun driver ASIO juga disertakan). Sebagai perbandingan, (more…)

Read Full Post »